Mengenai Saya

Foto saya
Selamat Datang untuk kalian yang bersedia mampir di Blog-ku "Ardelia Endharta Yuditaningrum" seorang mahasiswa Universitas Brawijaya 2011 yg mengaku "kalem" tp ga bisa diem, "pemalu" tp cuek selalu, intinya inilah situs goresan seorang wanita sederhana yg bercita-cita hidup bahagia di dunia mana pun saya berada,..

Jumat, 06 April 2012

Kenalan yuk


Sebelum kalian membaca isi tulisan-tulisanku,.. alangkah baiknya aku memperkenalkan diri terlebih dahulu, boleh kan :)

Namaku, Ardelia Endharta Yuditaningrum.. biasanya dipanggi Ardelia, Del, Ar, Lia, Adel, Dita, Bude, ceblunk, Celi atau panggilan gelar kehormatan di kos-kosanku saat ini yakni “BERGEDEL”. Tapi kalian cukup panggil aku Del saja yah,..

umurku saat ini 19 th lebih beberapa hari. Dengan Izin Allah, Aku dilahirkan di Blitar, 15 Januari 1993 pada Hari Jum’at pukul 12.15 siang, tepat orang-orang pulang sholat Jum’at. Aku adalah anak pertama yang lahir dari rahim Ibu mulia bernama Endah Dwi Haryati, sedangkan bapakku bernama Harto. Beliau mengabadikan rasa syukur atas Anugerah-Nya dengan memberikan aku nama yang bagiku sangat indah sekali dan amat bermakna. Itulah sebabnya aku sangat menyayangi mereka dan sampai kapanpun akan tertanam dalam hati meskipun rasa sayangku ta bisa mengimbangi kasih sayang mereka yang begitu besar padaku. Dan sampai saat ini pun, aku “tak selalu mampu” untuk mengatakan bahwa aku sangat menyayangi kedua orang tuaku secara langsung setiap waktu, lain halnya dengan adegan film yang begitu mudah mengatakan kata sayang. Bagiku kata itu terlalu sacral untuk aku umbar, namun teramat indah untuk aku bungkam. Yah, tanpa kata-kata itu, aku akan tetap menyayangi mereka selamanya melalui perbuatanku & dengan apa yang ada pada diriku,..

Selain menyayangi kedua orang tuaku, aku juga menyayangi seluruh keluarga besarku. Dekat dengan kakek, nenek, bahkan mbah buyutku adalah anugerah tersendiri bagiku karena aku adalah cucu serta cicit pertama dari pihak keluarga Ibu. Itu pula sebabnya yang menjadi alasan aku diminta keluarga besar Ibu untuk dirawat di Blitar, bersama embah-embahku, sedangkan Ibuku saat itu bekerja di Surabaya sedangkan bapakku di Malang, sehingga aku cukup ingat rasanya berpisah dengan kedua orang tuaku sejak balita. Tapi orang tuaku tetap sering menjengukku, apalagi Ibuku tercinta yang akrab kusapa “mama”, rela setiap 1 minggu sekali menjengukku bolak balik Blitar-Surabaya. Bekerja sebagai karyawan swasta dengan mengandalkan kemampuan bahasa asingnya, membuat mama dibutuhkan bekerja dari hari senin-sabtu. Namun itu tak menghalangi niat mama untuk menemuiku. Setiap Sabtu sore pulang ke Blitar, dan minggu sorenya balik ke Surabaya. Jarak tempuh 4 jam dan rasa lelahnya tidak dihiraukan lagi. Semua dilakukan hanya demi aku & masa depanku,.. SubhanAllah,.. segala puji syukur bagi Maha Besar Allah yang mengutus Ibu mulia seperti beliau untuk mengandungku.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar